Tulisan : Kok Coklat berubah jadi hijau???

Selasa, 27 April 2010 pukul 08.30 WIB. Kejadian ini terjadi pada saat aku mengikuti Workshop on Low Level Presence of Agricultural Biotechnology Products in Commodity Shipments and Food, bermula sewaktu aku mengisi buku tamu di bagian depan auditorium di BB Biogen. Panitia Workshop menyediakan Workshop kit kepada para peserta. Workshop kit itu berupa tas jinjing yang di dalamnya terdapat buku kecil, pulpen, hardcopy materi workshop, dan pamflet. Tas jinjing itu bercorak batik dengan bunga-bunga. Pihak panitia menyediakan tas-tas tersebut dengan variasi warna-warna yang berbeda-beda, ada warna hijau, coklat, dan merah.

Sesaat setelah mengisi buku tamu, aku langsung mengambil tas yang diberikan panitia. Tas jinjing yang kuterima berwarna dominan coklat dengan corak batik berbunga-bunga berwarna coklat pula, bagus dan indah dipandang mata. Aku teringat kalau warna coklat itu warna favorit seseorang di sana. Hatiku berbunga-bunga, pikiranku jauh melayang ke sana. Sambil tersenyum aku melangkah masuk ruangan utama Auditorium Dr. Ismunadji. Rupanya acara workshop belum dimulai. Ku lihat mbak Dewi di sana dan aku langsung menghampirinya. Ku lihat pula mbak Eva, mbak Ade, dan Uni Reny, lalu aku menghampiri mereka dan duduk di barisan di depan mereka. Tak lama kemudian datanglah temanku Kiki, ia langsung duduk tepat di samping kiriku. Kemudian acara dimulai dan kami sibuk membuka-buka workshop kit.

Setelah beberapa lama Workshop berlangsung. Aku ingin mengambil buku kecil dari tas jinjing tadi. Di bawah kursi kami ada dua tas jinjing, yang satu berwarna coklat dan yang satu lagi hijau. Tentunya aku langsung mengambil tas jinjing berwarna coklat yang ku yakini itu adalah tas jinjing punyaku. Tiba-tiba Kiki menyela “Mas Arif salah ngambil tas, punya mas Arif itu yang warnanya hijau, yang coklat punya aku”. Astaghfirullah! Aku sempat bersitegang dan beragumen kalau tasku lah yang berwarna coklat dari pertama kali aku mengisi buku tamu. Tapi bukti-bukti kurang kuat dan temanku Kiki berhasil meyakinkanku kalau sebenarnya tasku berwarna hijau. Kejadian itu membuatku bingung.

Mengapa aku bisa salah melihat warna? Mengapa coklat berubah jadi hijau? Apakah aku buta warna atau warna coklat terlalu dominan dalam pikiranku sehingga tak memberikan kesempatan warna lain.

Tapi, terlepas dari semua itu, gak masalah aku mendapatkan tas hijau. Tas hijau juga gak kalah cantik kok! Alhamdulillah……

Pos ini dipublikasikan di Goresan Pena/Keyboard. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s